[Event] Menuju Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi yang Efektif dan Resilien di Masa Pandemi COVID-19

Pandemi virus corona atau dikenal juga sebagai Covid-19 yang terjadi sejak Maret di Indonesia menimbulkan dampak di berbagai sektor, termasuk diantaranya yaitu pendidikan tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merespon kondisi ini dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada Satuan Pendidikan. 1 Melalui Surat Edaran ini, diharapkan penyebaran virus dapat dicegah dan tidak menimbulkan penyebaran yang lebih luas di lingkungan perguruan tinggi.

Konsekuensi dari kebijakan ini, perguruan tinggi baik negeri maupun swasta terpaksa meniadakan kegiatan belajar mengajar tatap muka di kampus dan mengalihkannya menjadi pembelajaran daring atau jarak jauh. Dengan dialihkannya pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring, perkuliahan diharapkan akan tetap berjalan efektif dan efisien. Survei yang dilakukan oleh Kemendikbud pada akhir Maret hingga awal April 2020 menunjukan bahwa 98% perguruan tinggi di seluruh Indonesia telah melaksanakan proses belajar mengajar secara daring. Lebih dari 80% perguruan tinggi menyatakan pembelajaran daring berjalan cukup efektif dalam menyampaikan materi/ bahan kuliah, pembelajaran maupun evaluasinya dan daya serap mahasiswa tidak berkurang.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *